ngobrolbarengsantri

lelah hanya sebuah siklus, teruslah berlari hingga kelelahan lelah mengejar kita

Antara berhijab dan berkarya lewat seni

pada Mei 18, 2012

klise

aku ingin menulis tentang tema yang sedikit aneh untuk ditulis tengah malam, bukan karena galau, bukan. aku cukup tergelitik ketika melihat sebuah vokalis group band favoritku dulu kembali tampil di sebuah acara musik tengah malam dengan penampilan yang berbeda. ya, sekarang ia menutupi kepalanya dengan sebuah kain hijab yang biasa kita sebut jilbab. dan tanpa merubah suara merdunya dan perform di panggung ia membawakan lagu cinta itu dengan baik dan tetap membuat pendengar nyaman.

Seringkali, orang terlalu berstigma negatif terhadap public figure yang memutuskan untuk berjilbab, sehingga karier dan popularitas mereka akan menurun seiring dengan berkurangnya fans. ada yang tetap teguh memegang ajaran agamanya meskipun tidak lagi populer, namun tudak sedikit pula yang kembali melepas hijab yang telah mereka kenakan. namun ada yang luput dari pandangan masyarakat pada umumnya. bahwa seni tetaplah seni, siapapun yang membawakan seni itu. apabila seni itu indah ia akan tetap dapat meraih hati penikmat seni yang betul-betul memahami seni. lain soal jika kita membahas permasalahan seni yang merusak moral dan tidak sesuai dengan adat ketimuran Indonesia yang sedang ramai di bahas saat ini. karena bagiku engkau lebih cantik dengan jilbab!.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: