ngobrolbarengsantri

lelah hanya sebuah siklus, teruslah berlari hingga kelelahan lelah mengejar kita

Ramadhanku yang malang

pada Agustus 8, 2011

hari ini memasuki hari ke delapan ramadahan, ramadhan ke 2 di rumah setelah lulus dari pesantren dan masuk universitas. banyak yang telah berubah dari ramadhan-ramadhan sebelumnya. intensitas ibadah sangat berkurang, intensitas maksiat juga bertambah. banyak hal yang terbuang sia-sia pada awal ramadhanku. entah karena banyaknya amanah yang aku miliki sehingga “feel” ramadhan tidak merasuk ke hati atau karena memang hati ini sudah semakin susah untuk menerima hidayah dan nasihat. sebuah ironi yang terjadi pada seorang mantan santri yang sudah enam tahun di pesantren. pada waktu seperti ini aku sungguh rindu akan perintah,hukuman dan bentakan dari ustadz yang selalu membangunkan sahur pada waktu ramadhan. rindu dengan suasana pesantren yang membangkitkan semangat untuk berlomba-lomba mengkhatamkan al-qur’an, tapi kenyataanya sekarang aku menghadapi situasi yang berbeda dan musuh terbesar saat ini adalah diriku sndiri dengan segala kemalasannya, kebodohannya dan keegoisannya…., entah tulisan ini kutujukan untuk apa, tapi inilah isi hatiku saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: